Tuesday, October 29, 2013

Benarkah Islam Memotivasi Pemeluknya Hidup Miskin?


Sebagian orang beramsumsi Agama Islam memotivasi pemeluknya untuk hidup miskin. Asumsi mereka ini berdasarkan beberapa hadist. Di antaranya;

1. Hadist :" fakir miskin akan memasuki syurga 500 tahun dan setengah hari sebelum orang kaya memasukinya."
2. Hadist : " Saya melihat kebanyakan ahli syurga terdiri dari orang miskin.".

Namun jika kita melihat ke beberapa referensi lain,  Islam sangat membenci kefakiran. Di antaranya;

1. Doa Rasulullah Saw:" Ya Allah aku berlindung dari kefakiran, kufur, azab kubur.
2. Perkataan saidina Ali ra : " seandainya kemiskinan berbentuk seorang lelaki maka aku akan membunuhnya."
3. Firman Allah Swt : " dan carilah kebahagiaan akhirat dan jangan lupa bagianmu di dunia" (
QS:Al-qasas: 77).
4.  Hadist Rasulullah Saw;
" Allah mencintai mukmin yang kaya dan kuat."
" Lebih baik engkau meninggalkan ahli warismu dalam keadaan kaya daripada meninggalkannya dalam keadaan miskin dan meminta minta pada manusia".

Memahami Hadist di Atas

Hadist yang menyatakan ahli syurga banyak dari orang fakir miskin dan mereka lebih duluan masuk ke syurga adalah anjuran sabar dan ridha bagi si miskin yang memang tidak mampu berusaha dan tidak mampu melepaskan dari kemiskinannya setelah berusaha.

Dikarnakan kemiskinan terindikasi dari dua sebab :

1. malas padahal mampu berbuat dan punya kesempatan.
2. tidak mampu berbuat dan tidak ada kesempatan.

 jadi Hadist ini "penawar hati berupa pahala, fadhilah " yang diperuntukkan kepada miskin yang tidak ada daya dan kesempatan.

Wallahuaklam.